• L3
  • Email :
  • Search :

10 April 2026

Akhirnya Tugas Akhir Selesai

Akhirnya Tugas Akhir Selesai

Hukum alam di dunia ini ialah ada awal, ada akhir. Ada inlet, ada outlet. Ada in, ada out. Ada on, ada off. Ada start, ada finish. Ada mulai, ada selesai. Ada semester satu, ada semester delapan atau semester akhir. Bagaimana caranya agar TA bisa segera selesai? Satu semester atau dua semester, bisakah selesai?

Sesungguhnya, faktor utama bisa tidaknya TA diselesaikan pada waktunya bergantung pada mahasiswa, yaitu kesehatan fisik dan kesehatan psikis mahasiswa. Fisik merujuk pada kesehatan badan wadag. Tidak sakit flu, batuk, diare atau penyakit lainnya yang bisa mengganggu pelaksanaan TA. Punya kemampuan berpikir yang normal umumnya orang Indonesia. Tidak harus jenius. Adapun kesehatan psikis berkaitan dengan hati (qalbu), ‘afiat, berelasi dengan spiritual atau keimanan masing-masing. Semangat atau spirit (asal katanya adalah spiritus: menghidup-hidupkan) dalam mengerjakan TA. Semangat ini bersemayam di qalbu. Dikuatkan lagi dengan motto ora et labora, doa dan ikhtiar. 

Sebagai ikhtiar agar TA akhirnya selesai, amalkan poin-poin berikut ini.

1. Niat. Niat yang betul-betul kuat, niat menjadi sarjana. Punya bayangan sekian tahun ke depan sudah menjadi karyawan swasta, BUMN, BUMD AM atau ASN atau pengusaha di bidang ilmu dan teknologi yang dipelajari atau diminati. Agar makin kuat di dalam hati, niat tersebut bisa dibahas dengan orang tua, saudara dan orang-orang yang dekat dalam pergaulan sehari-hari sehingga makin melekat di hati, di alam bawah sadar (subconscious). Obrolkan saja kepada mereka bahwa kamu sedang menulis TA dan mematok target selesai semester ini atau semester depan misalnya. Minta juga didoakan agar sehat wal’afiat selama menulis laporan TA. Bahas juga dengan kakak kelas (tingkat) yang sedang tahap akhir dalam menulis TA-nya (atau sudah lulus), dengarkan tips dan triknya atau saran-sarannya.

2. Disiplin. Upayakan mengerjakan TA setiap hari. Tiap hari! Menulis satu kalimat saja sudah cukup. Apalagi menulis satu paragraf, ini lebih bagus. Setiap hari satu paragraf maka satu bulan berhasil menulis 30 paragraf. Melaksanakan TA berarti melaksanakan jadwal (schedule) yang sudah dibuat. Ingatlah, jadwal pelaksanaan TA bukan sekadar pelengkap di halaman terakhir proposal TA. Jadwal ke lapangan (sungai, danau, TPA-TPS sampah, IPAL, IPAM, jalan raya, hutan, laut, dll.), jadwal sampling, jadwal analisis di laboratorium atau diserahkan ke lab. lain, jadwal mengolah data, jadwal membahas data dan menyimpulkannya. Disiplin ini hanya perlu waktu sedikit saja tetapi dilaksanakan setiap hari. Sekitar lima menit. Nanti tanpa terasa, tidak disadari, ternyata sudah menulis atau mengolah data selama dua jam bahkan lebih.

Disiplin dapat menghapus perilaku menunda-nunda (procrastination). Paksa diri mengerjakan TA setiap hari (misalnya pergi ke lokasi studi, ke kantor desa, BPS, PDAM, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, atau ke laboratorium atau tulis saja beberapa kalimat kalau sedang duduk di mana pun; bisa juga dicatat di buku notes atau di ponsel atau laptop atau direkam suaranya di ponsel.). Teruslah bergerak mengerjakan TA, tidak bergantung pada waktu, pada lokasi, pada mood hati. Tiap hari, kerjakan!

3. Baca. Tidak mungkin bisa melaksanakan TA tanpa membaca. Banyak-banyaklah membaca TA orang lain, membaca buku teks, membaca artikel ilmiah dan ilmiah populer yang berkaitan dengan tema TA. Tidak mungkin bisa menulis bab demi bab apabila tidak membaca. Membaca adalah memasukkan informasi ke dalam otak kemudian mengeluarkannya lagi dalam bentuk lisan dan/atau tulisan (kalimat) yang berbeda. Mengandalkan copy-paste atau AI dari internet tidak akan menghasilkan paparan tulisan yang sinkron dengan paragraf-paragraf lainnya. Akan tampak tambal-sulam dan alur pikirannya meloncat-loncat sehingga tidak selaras. Juga akan sulit menjelaskannya secara terperinci dan logis apabila ditanyakan oleh dosen. Makin banyak membaca maka makin banyak juga kalimat yang bisa ditulis. (Oleh sebab itu, latihlah menulis rangkuman setiap tugas-tugas dosen karena akan bermanfaat pada waktu menulis TA. Yang ini adalah nasihat untuk mahasiswa yang belum TA).

4. Data. Data primer dan sekunder harus dipisahkan dan tampilkan dengan jelas. Selalu menuliskan sumber data apabila mengutip data sekunder. Data primer ditampilkan berupa tabel dan/atau grafik. Data tertentu mungkin lebih tepat ditampilkan dalam bentuk tabel tetapi data yang lain mungkin lebih cocok ditampilkan dalam bentuk grafik seperti garis, batang, atau lingkaran. Data juga perlu diolah dengan memanfaatkan ilmu statistika tertentu yang sesuai dengan kebutuhan dan merujuk pada hasil penelitian yang sudah diterbitkan di jurnal ilmiah. Data penduduk misalnya, apabila diperlukan data proyeksinya maka perlu diuji dengan beberapa metode matematis kemudian dianalisis. Standar deviasi dijadikan pembanding antara beberapa metode yang dianalisis.

Data perencanaan unit operasi dan unit proses merujuk pada kriteria desain atau data hasil penelitian yang absah (valid), baik penelitian di laboratorium maupun di lapangan (instalasi). Koefisien, konstanta, dan variabel di dalam rumus-rumus dibaca dan dipahami maksudnya. Satuan harus seragam. Ada British atau Imperial Unit, ada juga Sistem Satuan Internasional (Système International d'Unités: SI Unit). Pelajari juga cara konversinya. Misal, satuan gallon dikonversi ke satuan liter. Satuan panjang feet dikonversi ke satuan meter. Banyak lagi yang lain. Bisa dicek di internet dengan kata kunci konversi SI unit British unit.

5. Bahas. Pembahasan data yang diperoleh menggunakan matematika dasar atau statistika, khususnya TA penelitian. Adapun TA perancangan, pembahasannya berkaitan dengan diameter pipa atau bak, dimensi bak, geometri saluran atau bak, layout, flow diagram, denah, potongan, detil, profil hidrolis, Speks dan RAB untuk konstruksi, operasi dan pemeliharaan. Dijelaskan juga geometri bak yang dipilih berkaitan dengan pemanfaatan energi air (hidrolis, turbulen) agar terjadi pengadukan alamiah atau justru agar aliran airnya laminer (tenang). Begitu juga dijelaskan cara untuk meniadakan aliran singkat (short circuiting), scouring, resuspensi, tekanan negatif di filter, kecepatan minimum dan maksimum, dll. Ini bergantung pada tema TA, apakah IPAM, IPAL, IPLT, drainase, sewerage, transmisi distribusi air minum, sanitary landfill, IPALindi, dll. (berkaitan dengan fluida: air hujan, air sungai, air minum, air limbah, air lindi, udara).

Dengan melaksanakan lima poin di atas maka pada waktunya, sedikit demi sedikit, hari demi hari, laporan TA dapat diselesaikan. 

Tips dan motivasi lainnya:

https://gedehace.blogspot.com/search/label/TUGAS%20AKHIR%20-%20SKRIPSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar