Akhirnya Tugas Akhir Selesai
Hukum alam di dunia ini ialah ada
awal, ada akhir. Ada inlet, ada outlet. Ada in, ada out. Ada on, ada off. Ada
start, ada finish. Ada mulai, ada selesai. Ada semester satu, ada semester
delapan atau semester akhir. Bagaimana caranya agar TA bisa segera selesai? Satu
semester atau dua semester, bisakah selesai?
Sesungguhnya, faktor utama bisa
tidaknya TA diselesaikan pada waktunya bergantung pada mahasiswa, yaitu
kesehatan fisik dan kesehatan psikis mahasiswa. Fisik merujuk pada kesehatan
badan wadag. Tidak sakit flu, batuk, diare atau penyakit lainnya yang bisa
mengganggu pelaksanaan TA. Punya kemampuan berpikir yang normal umumnya orang Indonesia.
Tidak harus jenius. Adapun kesehatan psikis berkaitan dengan hati (qalbu),
‘afiat, berelasi dengan spiritual atau keimanan masing-masing. Semangat atau spirit
(asal katanya adalah spiritus: menghidup-hidupkan) dalam mengerjakan TA.
Semangat ini bersemayam di qalbu. Dikuatkan lagi dengan motto ora et labora,
doa dan ikhtiar.
Sebagai ikhtiar agar TA akhirnya
selesai, amalkan poin-poin berikut ini.
1. Niat. Niat yang betul-betul
kuat, niat menjadi sarjana. Punya bayangan sekian tahun ke depan sudah menjadi karyawan
swasta, BUMN, BUMD AM atau ASN atau pengusaha di bidang ilmu dan teknologi yang
dipelajari atau diminati. Agar makin kuat di dalam hati, niat tersebut bisa
dibahas dengan orang tua, saudara dan orang-orang yang dekat dalam pergaulan sehari-hari
sehingga makin melekat di hati, di alam bawah sadar (subconscious). Obrolkan
saja kepada mereka bahwa kamu sedang menulis TA dan mematok target selesai
semester ini atau semester depan misalnya. Minta juga didoakan agar sehat
wal’afiat selama menulis laporan TA. Bahas juga dengan kakak kelas (tingkat)
yang sedang tahap akhir dalam menulis TA-nya (atau sudah lulus), dengarkan tips
dan triknya atau saran-sarannya.
2. Disiplin. Upayakan mengerjakan
TA setiap hari. Tiap hari! Menulis satu kalimat saja sudah cukup. Apalagi
menulis satu paragraf, ini lebih bagus. Setiap hari satu paragraf maka satu
bulan berhasil menulis 30 paragraf. Melaksanakan TA berarti melaksanakan jadwal
(schedule) yang sudah dibuat. Ingatlah, jadwal pelaksanaan TA bukan
sekadar pelengkap di halaman terakhir proposal TA. Jadwal ke lapangan
(sungai, danau, TPA-TPS sampah, IPAL, IPAM, jalan raya, hutan, laut, dll.), jadwal
sampling, jadwal analisis di laboratorium atau diserahkan ke lab. lain, jadwal
mengolah data, jadwal membahas data dan menyimpulkannya. Disiplin ini hanya
perlu waktu sedikit saja tetapi dilaksanakan setiap hari. Sekitar lima menit.
Nanti tanpa terasa, tidak disadari, ternyata sudah menulis atau mengolah data
selama dua jam bahkan lebih.
Disiplin dapat menghapus perilaku
menunda-nunda (procrastination). Paksa diri mengerjakan TA setiap hari (misalnya
pergi ke lokasi studi, ke kantor desa, BPS, PDAM, Dinas PU, Dinas Kesehatan,
Disdukcapil, atau ke laboratorium atau tulis saja beberapa kalimat kalau sedang
duduk di mana pun; bisa juga dicatat di buku notes atau di ponsel atau
laptop atau direkam suaranya di ponsel.). Teruslah bergerak mengerjakan TA,
tidak bergantung pada waktu, pada lokasi, pada mood hati. Tiap hari,
kerjakan!
3. Baca. Tidak mungkin bisa
melaksanakan TA tanpa membaca. Banyak-banyaklah membaca TA orang lain, membaca
buku teks, membaca artikel ilmiah dan ilmiah populer yang berkaitan dengan tema
TA. Tidak mungkin bisa menulis bab demi bab apabila tidak membaca. Membaca
adalah memasukkan informasi ke dalam otak kemudian mengeluarkannya lagi dalam
bentuk lisan dan/atau tulisan (kalimat) yang berbeda. Mengandalkan copy-paste
atau AI dari internet tidak akan menghasilkan paparan tulisan yang
sinkron dengan paragraf-paragraf lainnya. Akan tampak tambal-sulam dan alur
pikirannya meloncat-loncat sehingga tidak selaras. Juga akan sulit
menjelaskannya secara terperinci dan logis apabila ditanyakan oleh dosen. Makin
banyak membaca maka makin banyak juga kalimat yang bisa ditulis. (Oleh sebab
itu, latihlah menulis rangkuman setiap tugas-tugas dosen karena akan bermanfaat
pada waktu menulis TA. Yang ini adalah nasihat untuk mahasiswa yang belum TA).
4. Data. Data primer dan
sekunder harus dipisahkan dan tampilkan dengan jelas. Selalu menuliskan sumber
data apabila mengutip data sekunder. Data primer ditampilkan berupa tabel
dan/atau grafik. Data tertentu mungkin lebih tepat ditampilkan dalam bentuk
tabel tetapi data yang lain mungkin lebih cocok ditampilkan dalam bentuk grafik
seperti garis, batang, atau lingkaran. Data juga perlu diolah dengan
memanfaatkan ilmu statistika tertentu yang sesuai dengan kebutuhan dan merujuk
pada hasil penelitian yang sudah diterbitkan di jurnal ilmiah. Data penduduk
misalnya, apabila diperlukan data proyeksinya maka perlu diuji dengan beberapa
metode matematis kemudian dianalisis. Standar deviasi dijadikan pembanding
antara beberapa metode yang dianalisis.
Data perencanaan unit operasi dan
unit proses merujuk pada kriteria desain atau data hasil penelitian yang absah
(valid), baik penelitian di laboratorium maupun di lapangan (instalasi).
Koefisien, konstanta, dan variabel di dalam rumus-rumus dibaca dan dipahami
maksudnya. Satuan harus seragam. Ada British atau Imperial Unit, ada juga Sistem
Satuan Internasional (Système International d'Unités: SI Unit). Pelajari juga
cara konversinya. Misal, satuan gallon dikonversi ke satuan liter. Satuan
panjang feet dikonversi ke satuan meter. Banyak lagi yang lain. Bisa dicek di
internet dengan kata kunci konversi SI unit British unit.
5. Bahas. Pembahasan data
yang diperoleh menggunakan matematika dasar atau statistika, khususnya TA
penelitian. Adapun TA perancangan, pembahasannya berkaitan dengan diameter pipa
atau bak, dimensi bak, geometri saluran atau bak, layout, flow diagram, denah,
potongan, detil, profil hidrolis, Speks dan RAB untuk konstruksi, operasi dan
pemeliharaan. Dijelaskan juga geometri bak yang dipilih berkaitan dengan
pemanfaatan energi air (hidrolis, turbulen) agar terjadi pengadukan alamiah
atau justru agar aliran airnya laminer (tenang). Begitu juga dijelaskan cara
untuk meniadakan aliran singkat (short circuiting), scouring,
resuspensi, tekanan negatif di filter, kecepatan minimum dan maksimum, dll. Ini
bergantung pada tema TA, apakah IPAM, IPAL, IPLT, drainase, sewerage, transmisi
distribusi air minum, sanitary landfill, IPALindi, dll. (berkaitan dengan fluida: air hujan, air sungai, air minum, air limbah, air lindi, udara).
Dengan melaksanakan lima poin di
atas maka pada waktunya, sedikit demi sedikit, hari demi hari, laporan TA dapat
diselesaikan.
Tips dan motivasi lainnya:
https://gedehace.blogspot.com/search/label/TUGAS%20AKHIR%20-%20SKRIPSI