• L3
  • Email :
  • Search :

22 November 2018

Prabowo Sandi di Dunia Maya

Prabowo Sandi di Dunia Maya

Kemarin, 21 November 2018, Pak Sandiaga Uno meresmikan website sebagai informasi kegiatan yang berkaitan dengan pilpres 2019 dan serba-serbinya. Nyaris dua bulan berselang, website ini pun hadir di tengah-tengah khalayak warganet. Ini, http://www.prabowo-sandi.com, adalah nama yang dipilih. 

Silakan baca dan berkomentar dengan santun, sebab kesantunan terhadap manusia adalah pengamalan sila kedua Pancasila. Meskipun beda pilihan, sila ketiga Pancasila hendaklah mempersatukan bangsa Indonesia. 


Serba-serbi Prabowo dalam pendididikan dan ke-Islam-an ada di sini pendidikan dan ke-Islaman,dan sebab ia menjadi pilihan ada di sini memimpin Indonesia periode 2019 - 2024. 

ReadMore »

20 November 2018

Prabowo Kupilih Karena ... ...

Prabowo Kupilih Karena … …

Prabowo Subianto sangat terdidik. Ia suka membaca. Fasih berbahasa Indonesia dan asing. Peduli pada pendidikan rakyat kecil, orang miskin, anak yatim, tani – nelayan, juga buruh dan pedagang pasar. Pemuda - pemudi dididik, dilatih agar memiliki keterampilan, keahlian untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari. Tak hanya di Hambalang, tapi juga di berbagai daerah. Beasiswa juga diberikan kepada kaum milenial yang sarat prestasi olah raga, terutama pencak silat.


Prabowo mengayomi semua orang. Menghormati semua agama. Ini sesuai dengan ayat “lakum diinukum waliyadiin”, yaitu bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Sebagai muslim, Prabowo Subianto berupaya melaksanakan ajaran agama Islam, sejauh yang mampu dilaksanakan, seperti bisa dibaca di berbagai media massa dan sosial yang sudah tersebar luas. Diakui pula dengan jujur bahwa dirinya bukanlah kalangan santri yang fasih melafalkan ayat Qur’an. (NB. Kecuali Gus Dur, semua presiden RI tidak fasih dalam melafalkan ayat suci al Qur’an). Bagi Prabowo, semua orang bebas melaksanakan ajaran agama masing-masing karena prinsip ini sesuai dengan sila pertama Pancasila.

Prabowo berteman dengan ‘ulama, ustadz, dan santri. Kegiatan berbagai organisasi sayap Gerindra memberikan layanan dalam peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk di kalangan pesantren, misalnya koperasi. Ia juga didukung oleh partai berasaskan Islam seperti PAN, PKS, PPP (Muktamar Jakarta), PBB (selain Prof. YIM), dan partai nasionalis: P. Demokrat, Gerindra, Berkarya. Lebih kuat lagi adalah dukungan dari ‘ulama dalam PA 212. Tokoh-tokoh Ormas Islam pun mendukung Prabowo seperti tokoh Muhammadiyah, NU, Persatuan Islam, al Washliyah, al Irsyad, Wahdah Islamiyah, PUI, dst, termasuk personal dosen dan tenaga kependidikan di kampus-kampus Islam, baik negeri maupun swasta.

Prabowo adalah sosok nasionalis. Ia utamakan pasal 33 UUD 1945 untuk rakyat Indonesia. Sumber daya alam, di darat dan di laut, juga di udara (ini penting karena berkaitan dengan wilayah udara yang berisi lalu-lintas pesawat, satelit, dan komunikasi internasional, dll). Dalam pidatonya, selalu disebut tentang harga diri bangsa, tentang kedaulatan negara di antara negara lain, terutama di Asia Tenggara dan Asia Pasifik. Dalam buku Paradoks Indonesia tertulis visi misi, tujuan, dan strategi pencapaian negara yang kuat secara ekonomi, politik, dan hankam. Ia berikan waktunya untuk menyusun strategi kemajuan bangsa, didukung oleh teman dari lapisan profesi, militer dan sipil.

Dalam bahasa agama ada istilah wakaf. Orang berwakaf tentulah orang berpunya. Pemilik harta. Pemilik sesuatu yang diberikan kepada orang lain. Prabowo mewakafkan dirinya, pikirannya, tenaganya, sisa umurnya, bahkan harta bendanya untuk pemuda, pemudi milenial yang butuh pendidikan, butuh perbaikan ekonomi, butuh pekerjaan, butuh semangat hidup, dan untuk ayah-ibu, kakek-nenek yang masih peduli pada eksistensi Indonesia sebagai negara berdaulat kuat. Dalam istilah pesantren, dikenal wakaf diri, yaitu mengabdikan diri untuk mengajar, menyebarkan ilmu, membina kehidupan masyarakat yang belum/tidak sempat belajar di pesantren. 

Apalagi sekarang, ia bersanding dengan Sandiaga Uno, seorang pengusaha yang memiliki 30.000 karyawan, beragam perusahaan, dalam dan luar negeri. Kehadiran Sandiaga makin menguatkan Prabowo untuk mencapai kekuatan ekonomi yang “berdikari: berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung pada utang IMF, World Bank, dan lembaga lainnya. Seperti teriak Bung Karno dulu, “Go to hell with your aid!”

ReadMore »

13 November 2018

Prabowo, Pendidikan, dan Islam

Prabowo, Pendidikan, dan Islam

Lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951, Prabowo adalah anak Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Guru Besar ekonomi di FE UI, Jakarta. Soemitro adalah anak Raden Mas Margono Djojohadikusumo. Pada masa pramerdeka, Margono berinteraksi intensif dengan Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tjtipto Mangoenkoesoemo dan bergerak sejak lama di basis ekonomi rakyat, yaitu koperasi. Ia mendirikan Bank Negara Indonesia yang kini dikenal dengan nama BNI 46. Setelah menjadi anggota BPUPKI, ia menjabat sebagai ketua pertama DPAS (Dewan Pertimbangan Agung Sementara) pada masa Soekarno - Hatta. (Sumber: Margono D, Kenang-Kenangan dari Tiga Zaman, Satu Kisah Kekeluargaan Tertulis, diterjemahkan dari bahasa Belanda oleh Drs. Muhammad Radjab, PT Indira, Jakarta).

Prof. Soemitro adalah pendiri Yayasan Pendidikan Kebangsaan (YPK) pada tahun 1991 yang mengelola Universitas Kebangsaan (d/h ITA). Sebagai wujud peduli pendidikan, khususnya untuk keluarga lemah ekonomi, anak yatim (dan/atau piatu), dan tidak mampu, Prabowo melanjutkan estafet kepemimpinan ayahnya. Selain fakultas teknik (arsitektur, lingkungan, mesin, elektro, informatika, sistem informasi, industri), komunikasi, didirikan juga fakultas sastra, yaitu Prodi Sastra Inggris dan Sastra Arab. Untuk melanjutkan wasiat ayahnya, didirikan juga ekonomi, manajemen.


Dalam kesempatan bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang juga anak didik Prabowo, Waketum Gerindra ini mengusulkan untuk meluaskan lagi peran Universitas Kebangsaan. Selain Sastra Arab, diusulkan didirikan Islamic Studies, yang waktu pertemuan di ruang wakil ketua DPR di Senayan itu dirujuk ke McGill University, Kanada. Beasiswa juga diberikan kepada mahasiswa Sastra Arab itu, selain kepada mahasiswa di semua prodi lainnya. Selain mahasiswa dari Jambi, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat, beasiswa pun banyak diberikan kepada pemuda-pemudi dari NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua. 


Sejak 1991 ketika masih menjadi perwira menengah di TNI AD hingga sekarang (2018), Prabowo adalah pengurus dan kemudian menjadi ketua YPK. Dalam kunjungannya ke kampus, ia berkeliling menyalami dosen dan karyawan. Waktu itu masih muda, disebut sebagai the rising star. Dewan Pembina (Penyantun) waktu awal itu adalah Prof. Soemitro, Pak Hashim, Prof. Zuhal, Dr. Achmad Sumaryono (almarhum, beliau menghentikan kegiatan kalau adzan terdengar untuk shalat di masjid kampus: al Ittihad dan sebagai narahubung dengan Pak Prabowo), dan Farid Prawiranegara. Farid adalah anak Presiden / Ketua Pemerintahan Darurat RI (PDRI) Mr. Sjafruddin Prawiranegara, yang setelah reformasi bersama dengan Prof. Yusril Ihza Mahendra ikut dalam pendirian PBB (Partai Bulan Bintang) (Sumber: Wikipedia, 10-11-2018).

Prabowo dikenal sebagai sosok peduli pada petani, nelayan, buruh, olahraga, pendidikan tinggi. Olahraga pencak silat mencapai prestasi tinggi pada Asian Games 2018 adalah berkat sokongan sebagian dana dan pola kepelatihan yang diterapkan oleh orang kepercayaannya. Sejak 2004, puluhan mahasiswa Universitas Kebangsaan menjadi juara silat di berbagai level kompetisi. Begitu juga pendidikan. Keluarganya terdidik, bahkan sejak abad ke-18. Prabowo mewarisi kecerdasan kakek dan ayahnya, fasih berbahasa asing. Ia lahap membaca buku, terutama buku tokoh-tokoh dunia, buku sejarah, humaniora. Ia cinta bangsa, negara bangsa. Yayasan yang didirikan ayahnya pun bernama Yayasan Pendidikan Kebangsaan. Eksistensi kampus Universitas Kebangsaan RI adalah fakta tentang peran Prabowo dalam pendidikan tinggi bidang sains, teknologi, humaniora. 

Bagaimana dengan perhatiannya pada pendidikan Islam? Satu prodi yang ada di Universitas Kebangsaan, selain Sastra Inggris, adalah Sastra / Bahasa Arab yang berkaitan dengan Islam dan ke-Islam-an. Dalam rancangan kampus UKRI masa depan, masjid kampus menjadi perhatian utama dan diletakkan di bagian depan. Prabowo sudah mengamalkan spirit Islam, yaitu iqra (bacalah) dan qalam (tulislah) di pendidikan tinggi. Ia berkawan karib dengan ulama, kyai, ustadz dari berbagai pondok pesantren sebagai wujud keberpihakannya kepada Islam dan kaum muslimin/mah. Dalam pada itu, ia pun nasionalis sejati, baik lewat sejarah pengabdiannya di TNI AD dalam tugas di medan tempur dan antiteror, dan sikapnya yang mengayomi semua pemeluk agama yang diakui di Indonesia. Iman, ilmu, dan amal mewarnai sosok Prabowo dalam hidup sehari-harinya, dalam batas sebagai manusia biasa yang juga punya kekurangan.*
ReadMore »

16 September 2018

LAPITEK UKRI

L A P I T E K
Melayani Bangsa Untuk Berbakti

Pendahuluan
LAPITEK UKRI adalah lembaga internal kampus yang memberikan layanan ilmu dan teknologi untuk kalangan eksternal, baik pemerintah pusat, daerah maupun kalangan swasta nasional dan internasional. LAPITEK UKRI memberikan jasa konsultansi, pelatihan dan penerapan ilmu dan teknologi berbasis teknologi tepat guna di masyarakat. Kerjasama dengan parapihak tersebut dilaksanakan oleh dosen-dosen di semua program studi yang ada di UKRI dan didukung oleh fasilitas laboratorium dan studio di prodi masing-masing.

V i s i
Menjadi perusahaan berwawasan kebangsaan yang kompetitif di Indonesia pada tahun 2025.

M i s i
1. Melayani pemerintah pusat, daerah, dan swasta nasional dan internasional dalam penerapan ilmu dan teknologi tepat guna di masyarakat.
2. Membangkitkan masyarakat untuk menerapkan ilmu dan teknologi tepat guna mulai skala rumah tangga hingga skala kota.

Layanan
LAPITEK UKRI memberikan layanan kepada pemerintah pusat, daerah dan swasta nasional dan internasional dalam tiga kegiatan:
1. Jasa Konsultansi
Lingkup kegiatannya adalah kajian (studi), survey, perencanaan (planning), perancangan (designing).
2. Pelatihan
Semua prodi di UKRI memberikan layanan pelatihan yang dibutuhkan oleh pemerintah pusat, daerah, perusahaan swasta nasional dan internasional, atau kelompok masyarakat (ormas dan LSM). Bentuk kegiatan antara lain seminar, lokakarya, workshop, pelatihan in-house.
3. Teknologi Tepat Guna
Melayani perencanaan rinci dan penerapan teknologi di lapangan yang diminta oleh pemerintah pusat, daerah, dan perusahaan swasta atau badan usaha. Lingkupnya adalah semua jasa dan produk yang dihasilkan oleh semua prodi di UKRI.
BIDANG ARSITEKTUR
Prodi Arsitektur: melayani perencanaan, perancangan gedung perkantoran, perdagangan, rumah, kawasan permukiman, dan landscaping.

PENGALAMAN PROJEK
1. DED (Detail Engineering Design) perencanaan RSUD Cideres Kabupaten Majalengka 2014
2. DED (Detail Engineering Design) Perencanaan Pasar Tradisonal Margahayu Kabupaten Bandung 2014.
3.  DED (Detail Engineering Design) Perencanaan Pasar Tradisonal Baleendah Kabupaten Bandung 2014.
4. Pra Rancangan Perencanaan Hotel Pondok Bambu Jakarta tahun 2014 .
5. Pra Rancangan Perencanaan Hotel Sutan Raja Pekan Baru tahun 2014
6. Rancangan Villa Rosita Dewi Kec. Babakan Madang Sentul Kota Bogor tahun 2015.
7. DED (Detail Engineering Design) Perencanaan dan pengawasan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Amuntai Kalimantan Selatan 2015.
8. DED (Detail Engineering Design) Perencanaan Gedung Kantor DISKOMINFO Kab. Bekasi 2015.
9. DED (Detail Engineering Design) Perencanaan GUEST HOUSE KOPEGTEL Kantor Pusat tahun 2016 Jl. Merak No. 5 Bandung
10. Gedung Gallery Latihan Kerja Villa Bandung Indah Komplek DPR-C11 Kec. Cileunyi Kulon Kab. Bandung 2016.

BIDANG TEKNIK LINGKUNGAN & SANITASI
     i. Air Minum.
   Melayani perencanaan penyediaan air minum (PAM: sistem transmisi – distribusi dan instalasi pengolahan), pelatihan pengelolaan air minum isi ulang, pembuatan instalasi air minum isi ulang, pembuatan filter air minum skala rumah tangga.

     ii. Air Limbah dan Air Hujan
    Perencanaan penyaluran air limbah (PAL: sistem koleksi dan instalasi pengolahan) domestik dan pabrik, studi dan perencanaan WC, MCK, IPAL Komunal, pemberdayaan masyarakat dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Open Defecation Free (Bebas BAB Sembarang), pembuatan septic tank ramah lingkungan, perancangan drainase permukiman, instalasi penangkap dan pengolah air hujan.
    
     iii. Sampah.
     Perencanaan transportasi dan Tempat Pengolahan Akhir persampahan, penyusunan SOP pengelolaan sampah di TPA, studi dan penyiapan SOP limbah Berbahaya dan Beracun pabrik dan pelabuhan.

     iv. Studi AMDAL, UKL – UPL, instalasi plambing air minum, air limbah, dan ventilasi gedung yang dilengkapi IPAM dan IPAL, Keselamatan Kesehatan Kerja.

PENGALAMAN PROJEK
1. Penyusunan SOP Limbah di Pelabuhan Tanjung Priok, 2017.
2. Masterplan Persampahan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, 2016.
3. Manajemen Persampahan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 2016.
4. Pekerjaan TPPAS (Pemrosesan Sampah) Regional Bekasi, Karawang Purwakarta, Dinas Tata Ruang - Permukiman, Jawa Barat, 2015
5. Penataan Kawasan Kumuh di Kota Bekasi, 2015
6. Perencanaan IPAL Terpusat RSUD Majalengka, 2014.
7.  Evaluasi Sistem Penyediaan Air Minum RSUD. Majalengka, 2014.
8. Pelatihan Manajemen Air Minum, Pusbin KPK , Kementerian Pekerjaan Umum, 2013.
9.  Bantuan Teknis Pendampingan Operasional TPA di Wilayah Barat Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan), 2013
10. Rencana Induk Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) di Sausapor, Kab. Tambrauw, Papua Barat, 2012.

BIDANG TEKNIK ELEKTRO

JASA KONSULTAN
A. BIDANG TELEKOMUNIKASI MULTIMEDIA
     1. Applications For Mobile Communication
     2. Smart City, Smart Village, Smart Community Applications
     3. Cyber, Security And Biometrics  Systems
     4. Radio Communication System
B. ELEKTRONIKA INDUSTRI
     1. Industrial Control System Based On PLC and SCADA
C. BIDANG KELISTRIKAN / POWER
     1. Electric Power Generation
     2. Electrical Machines and Drive System
     3. Alternative Energy and Renewable Energy

PELATIHAN
A. BIDANG ELEKTRONIKA INDUSTRI
     1. Basic Electronics
     2. PLC System, Operation and Programming
B. BIDANG KELISTRIKAN POWER
     1. Power Electronics, Converters, Application And Design
     2. Sistem Instalasi Dan Proteksi Jaringan Tenaga Listrik
     3. Electric Motor: Operation, Mintenance & Trouble Shooting
     4. Power Plant Operator Training Use Simulator
     5. Basic Electrical

TEKNOLOGI TEPAT GUNA
     1. Detail Planning and Designing of Microhydro Electric Generation
     2. Supervision of Instalation  for Microhydro
     3. Detail Planning and Designing of Photovoltaic Cells
     4. Supervision of Instalation Photovoltaic Cell
     5. Design and Implementation of Smart Village and Smart Community

BIDANG TEKNIK INDUSTRI
       1. Bidang Produksi dan Operasi
       2. Bidang Engineering
       3. Bidang PPIC/Gudang (Warehouse)
       4. Bidang SHE (Safety, Health, and Environment)
       5. Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia
       6. Bidang Pemeliharaan (Maintenance)
       7. Bidang Perencanaan Biaya dan Cost Control Engineer
       8. Bidang Pengendalian Mutu (Quality Control)
       9. Bidang Sistem Informasi
       10. Bidang Purchasing
       11. Bidang Marketing
       12. Bidang Logistik (Supply Chain Management, SCM)
       13. Bidang Industri Perbankan dan Asuransi
       14. Bidang Konsultasi Manajemen
       15. Bidang Spesialisasi Teknik Industri
       16. Bidang R & D
       17. Entrepreneur
       18. Bidang pendidikan (dosen/peneliti)

Begitu pula prodi lainnya memiliki layanan jasa masing-masing seperti Prodi Teknik Mesin, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Sastra Inggris, Sastra Arab, Ekonomi Manajemen.
ReadMore »

3 Juli 2018

Dari Sungai Menuju Gelas, CITARUM HARUM

Dari Sungai Menuju Gelas[1]
Gede H. Cahyana


“Kalau ada Ciletuh Geopark, maka boleh juga kita kukuhkan
Citarum Ecopark atau Citarum Waterpark.”

Masa berganti, musim berlalu, kini Citarum semakin harum. Tidak hanya media massa lokal yang mengupas, tetapi juga media cetak ibukota dan daerah. Luasnya sebaran kata Citarum harum ini tentu bukan makna harfiahnya. Sebab, hingga tahun 2018 sengatan bau amoniak, bau belerang akibat asam sulfida (seperti bau di Gunung Tangkubanparahu), bau selokan saat kemarau dan airnya yang keruh selama musim hujan sudah menjadi rahasia umum. Warga yang tinggal di sepanjang bantarannya sudah tahu perihal “harumnya” itu. Lantas, mungkinkah makna leksikal harum bisa disematkan kepada Citarum?

Air (H2O) atau hidrogen oksida adalah senyawa kimia yang luar biasa, kata Sir Hugh Fish (1992). Struktur elektronnya berpengaruh pada sifat fisika – kimia air sehingga menjadi pelarut segala, the universal solvent atau cairan kehidupan, the liquid of life. Sifatnya ini juga yang menyebabkan air menjadi kaya zat pencemar. Lantaran ini juga air menjadi material “sakral” (dalam tanda kutip). Tingginya kesakralan air tampak dari ungkapan tirtha nirmala, tirtha kamandalu, amrta njiwani (Sansekerta), maaul hayat (Arab), nectar-ambrosia (Yunani), the elixir of life (Inggris), air suci (Indonesia). Sebagai contoh ialah Sungai Gangga di India. Dalam ritual Kumbh Mela yang dipadati oleh 30-an juta orang, Gangga dimuliakan, bahkan diberi 108 nama-nama indah.

Vandana Shiva (2003) mengutip pernyataan Dr. F. C. Harrison. “Menurut fakta yang janggal, yang belum pernah dijelaskan secara memuaskan, adalah begitu cepatnya (tiga sampai lima jam) kuman kolera mati di Sungai Gangga. Ketika seseorang mengingat banyaknya kotoran yang dibuang para penduduk, yang sering merupakan penderita kolera, dan ribuan penduduk yang mencebur ke sungai, tampak sungguh luar biasa bahwa kepercayaan orang Hindhu, bahwa sungai ini memiliki air yang murni dan tidak bisa tercemar dan mereka bisa dengan aman meminum airnya dan mandi di dalamnya, bisa dibuktikan dengan alat penelitian bakteriologi modern”. Tak heran, lanjut Shiva, masyarakat India begitu sayang kepada Sungai Gangga. Betapa orang India menghargai sungainya. Bagaimana dengan Citarum, adakah jejak historis penghormatan kepadanya?

Dokumen Historis
Bersinonim dengan kata rekonstruksi, rehabilitasi, reparasi, kata restorasi dipilih karena dikaitkan dengan fungsi storasi (storage) yang bermakna penyimpanan air untuk kebutuhan mendatang. Air harus disimpan, distorasi, diawetkan untuk kebutuhan masa depan. Adapun makna luasnya ialah pengembalian ke masa lalu ketika kesetimbangan ekologis Citarum masih terjaga. Parapihak harus merujuk ke masa lalu dengan membuka kembali dokumen historis Citarum, khususnya yang berkaitan dengan pertanian, perhutanan, perkebunan, pengairan, perairminuman, perairlimbahan, persampahan, perikanan, perlistrikan, dan kalau ada, pelayaran (rakit bambu pada masa dulu).

Membedah dokumen historis akan memberikan akurasi jejak kualitas, kuantitas dan peruntukan air Citarum kepada orang yang mempelajarinya, mulai dari warga setempat, murid, guru, mahasiswa, dosen, peneliti. Evaluasi catatan masa lalu ini bisa digunakan dalam perencanaan dan proyeksi kualitas, kuantitas, dan peruntukan pada masa mendatang. Upaya membaca kembali data dan peta Citarum masa lalu akan memberikan gambaran yang lebih jelas sehingga diharapkan menimbulkan perencanaan dan perancangan yang lengkap, lugas, dan tegas. Adakah contoh dokumen historis yang menjadi jejak dalam rekonstruksi daerah aliran sungai dengan hasil yang dinyatakan baik atau good practice?

Pemerintah dan parapihak bisa mempelajari contoh pengelolaan sungai dan lembah bantaran sungai di negara lain, misalnya Tennessee Valley Authority (TVA) (Wikipedia, 2018). Kehadiran otoritas ini ditandatangani oleh Presiden Franklin D. Roosevelt tahun 1933 untuk meluaskan pemanfaatan sungai di bidang pertanian, industri, dan niaga. Meskipun awalnya bergolak secara sosial politik, namun kebijakan ini berdampak positif karena mampu memahami kejadian masa lalu dalam rangkaian jejak historis dan memahami kebutuhan masa yang akan datang dalam visi yang kongkrit berupa perencanaan (planning) dan perancangan (designing) dengan mengutamakan manfaat terbesar diterima oleh warga sekitar sungai.

Citarum pun memiliki jejak sejarah. Satu di antaranya adalah slogan rehabilitasi kualitas air akibat limbah kegiatan manusia. Tidak hanya limbah domestik, industri, dan pertanian yang mencemari Citarum tetapi juga dari cemaran vulkanik seperti Gunung Tangkubanparahu dan Kawah Putih. Inilah sumber riil polutan di Citarum. Merujuk ke jejak historisnya, perang melawan polusi sudah diprakarsai oleh Masyarakat Cinta Citarum (MCC) dan Program Kali Bersih (Prokasih) yang menjadi saksi sulitnya membersihkan Citarum. Hadir pula Gerakan Cikapundung Bersih (GCB) sebagai sungai yang “muaranya” di Citarum. Berikutnya ialah Gerakan Citarum Bergeutar [bersih, geulis (Sunda: cantik), lestari] (Cahyana, G. H, 2004).

Lantas muncul program Cita Citarum (2010). Jejak historis terakhir (2014 – 2017) ialah Gerakan Citarum Bestari yang menumbuhkan tidak kurang dari 120 Ecovillage. Sampah mulai berkurang, minimal di sektor yang dikelola Ecovillage, namun kualitas airnya masih buruk meskipun masih bisa diolah menjadi air yang lebih jernih dengan Gutertap (Gugus Filter Multitahap). Pada tahun 2016 Rosalina dan Cahyana meneliti pengolahan air Citarum menggunakan Gutertap dengan dana hibah dari BP3IPTEK Provinsi Jawa Barat. Kekeruhan Citarum pada saat penelitian yang mencapai 1.200 NTU (Nephelometric Turbidity Unit) bisa diturunkan hingga 25 NTU, dengan efisiensi 98%. Sebagai pembanding, kekeruhan air minum kurang dari 5 NTU (Cahyana, G. H, 2016).

Jejak selanjutnya adalah kuantitas. Kuantitas pohon di hulu Citarum menyusut sehingga lahan kritis mencapai 80 ribu hektar. Kuantitas awal mata air 300 unit tetapi sisanya sekarang 144 unit. Ada ungkapan bahasa Sunda: leuweng ruksak, cai beak, manusa balangsak: hutan gundul, air habis, manusia menderita. Akibatnya, kuantitas air Citarum juga susut. Data Puslitbang Sumber Daya Air (2017), debit normal air Citarum 41 meter kubik/detik. Debit saat hujan 578 meter kubik/detik, dan pada musim kemarau hanya 2,7 meter kubik/detik. Ini menimbulkan banjir saat hujan dan kekeringan waktu kemarau sehingga gagal panen padi, reduksi daya PLTA Saguling, sampah mencapai 20.000 ton/hari, air limbah 340.000 ton/hari dari 1.900-an industri, termasuk limbah berbahaya dan beracun dari pabrik tekstil. Padahal Citarum digunakan untuk perikanan, irigasi sawah, dan air baku untuk air minum 80% warga DKI Jakarta.

Sebuah foto Sungai Citarum pada musim hujan ditampilkan pada Gambar 1. Tampak sampah .... 

Naskah lengkap dan foto-foto bisa diunduh di SINI.. 




[1] Pemenang lomba Writingthon Dikti 2018, Indonesia Untuk Citarum Harum, Kemenristekdikti Bitread Publishing, 2018
ReadMore »

8 Juni 2018

Cara Menulis ABSTRAK

Cara Menulis Abstrak
Oleh Gede H. Cahyana

Tugas Akhir (TA), seperti tersirat dan tersurat pada namanya, adalah tugas kuliah yang dikerjakan oleh mahasiswa pada bagian akhir dari kuliahnya dengan beban minimal 6 SKS dalam bentuk skripsi (naskah) atau karya lainnya (lukisan, patung, model, dll) yang diujikan di depan dewan penguji pada sidang sarjana. Dengan demikian, semua syarat dan karakteristik karya ilmiah harus ada di dalam TA tersebut. Satu di antaranya adalah Abstrak. Lantas, apa maknanya dan bagaimana cara menuliskannya?

What is an abstract?
An abstract is one-paragraph summary of a reseaach project. Abstracts precede papers in research journals and appear in programs of scholarly conferences. In journals, the abstract allows readers to quickly grasp the purpose and major ideas of a paper and lets other researchers know whether reading the entire paper will be worthwhile. In conferences, the abstract is the advertisement that the paper deserves the audience's attention. (dikutip dari ucdavis.edu). 


Abstrak adalah ringkasan makalah atau ringkasan TA dalam satu paragraf. Karena berupa ringkasan, maka isinya mencakup semua isi makalah atau ringkasan TA, baik TA penelitian maupun TA perancangan (desain). Saripati Bab Pendahuluan, Studi Kepustakaan, Metodologi, Hasil – Pembahasan, dan Kesimpulan dihadirkan di dalam Abstrak. Intisari atau bagian terpenting dari setiap bab tersebut dimasukkan ke dalam Abstrak. Upayakan satu atau dua kalimat dengan maksimum 15  kata per kalimat. Menurut Abdullah, M (2018), Abstrak terdiri atas empat bagian, yaitu 1) Pendahuluan, 2) Apa yang dikerjakan, 3) Apa yang dihasilkan, 4) Penutup atau dampak. Tampak bahwa struktur Abstrak serupa dengan struktur makalah atau TA (khususnya penelitian). Yang TA desain juga mengikuti pola tersebut dengan tambahan bab Gambaran Umum Daerah Studi, Kriteria Desain, dan RAB.

Berkaitan dengan Pendahuluan dan Penutup pada naskah Abstrak, banyak penulis makalah (artikel ilmiah) yang meniadakannya. Artinya, boleh tidak ditulis. Namun sebaiknya ditulis minimal dengan satu kalimat yang mewakili bab tersebut. Adapun bagian “apa yang dikerjakan, dilakukan, dilaksanakan” adalah ringkasan dari Metodologi (Materials & Methods). Tulislah dengan satu atau dua kalimat yang meringkas metode atau cara pelaksanaan percobaan (eksperimen). Bagian “ apa yang dihasilkan” adalah ringkasan dari Hasil dan Pembahasan. Tulislah hasil yang utama (intisari) dalam makalah atau laporan TA. Hasil utama ini menjadi kekuatan dalam penelitian yang sudah dilaksanakan.

Apabila hasil penelitiannya banyak, bagaimana cara menuliskannya? Caranya adalah dengan mengubah susunan kalimat sehingga lebih ringkas dan tetap berisi materi yang banyak tersebut. Tahap ini perlu diulang-ulang sampai diperoleh kalimat yang tepat dan lengkap, menjadi representasi uraian yang panjang. Substansi hasil penelitiannya terbaca jelas dengan kalimat yang lain. Cara penulisan seperti ini dapat menghindarkan diri dari plagiasi atau persentase kemiripannya bisa sekecil-kecilnya, di bawah 15% apabila dicek dengan software pengecek plagiat. 

Yang terakhir adalah bagian Penutup. Bagian ini adalah ringkasan Kesimpulan. Isinya bisa satu atau dua kalimat yang menyatakan dampak penting dari penelitian. Dampak ini bisa di bidang ekonomi, sosiologi, politik, teori baru, materi ilmu dan teknologi terkait, pendidikan, dll. Bisa juga dilengkapi dengan kelebihan (keunggulan) dan kekurangan (keburukan) metode penelitian. Termasuk kemungkinan pengembangan ilmu dan teknologi di masa depan pada bidang penelitian yang sudah dilaksanakan.

Tampak bahwa Abstrak memiliki peran sangat penting dalam karya ilmiah, baik berupa makalah maupun laporan Tugas Akhir. Formatnya memang pendek atau ringkas tetapi isinya harus bernas. Agar bernas maka “isi” yang akan disampaikan harus dipikirkan serius dan “tulis dengan kalimat yang tepat dan lengkap”. Kalau diibaratkan dengan rumah, maka Abstrak adalah pintu gerbang masuk ke dalam rumah (makalah atau laporan TA). Sedangkan judul adalah plank nama dan nomor rumah tersebut. Judul adalah eye catcher, seperti orang melihat nama dan nomor rumah. Apabila judulnya menarik, maka peminat akan langsung masuk ke pintu atau Abstrak. Jika isinya sesuai dengan yang dibutuhkannya, maka mereka akan membaca seluruh isi naskah makalah atau laporan TA. 

Catatan akhir, meskipun diletakkan di bagian depan, setelah judul, tetapi penulisan Abstrak bisa dilaksanakan dengan baik dan benar apabila seluruh komponen naskah di dalam makalah atau laporan TA sudah tuntas ditulis. 

Let's try to write an Abstract, try again, and try again every time you can build your spirits and imaginations to have the best reason for your graduation day as soon as possible. You can be success like the others... 



Daftar Pustaka
1. Abdullah, Mikrajuddin, Tuntunan Penulisan Makalah Untuk Jurnal, Penerbit FMIPA ITB, 2018.
ReadMore »

30 Mei 2018

Sekilas Cara Menulis Tugas Akhir

Sekilas Cara Menulis Tugas Akhir
Oleh Gede H. Cahyana

BAB 1 Pendahuluan
Sesuai dengan namanya, Pendahuluan ini adalah bagian awal dari badan Tugas Akhir (TA). Isinya fokus pada latar belakang atau yang melatari penelitian ini dilaksanakan. Apa saja yang menyebabkan penelitian ini diadakan? Tulislah sebab-sebabnya dalam satu atau dua alinea. Hal ini biasanya berkaitan dengan “ada hal yang menarik dan bermanfaat” dalam tema penelitian. Bahaslah hal menarik ini di bagian awal Pendahuluan, yaitu hal-hal yang sifatnya umum. Agar mudah menulis bagian awal ini, maka bacalah banyak-banyak jurnal ilmiah yang membahas tema (judul) yang akan diteliti. Sebaiknya jurnal ilmiah yang terbaru atau lima tahun terakhir dalam bidang Teknik Lingkungan. Dapatkanlah “hal-hal yang menarik dan bermanfaat” di dalamnya.


Dari jurnal ilmiah tersebut lantas disarikan tentang “posisi perkembangan ilmu yang akan diteliti dan pemahaman para ahli di bidang tersebut”. Baca dan kaji lagi semua artikel ilmiah dan TA yang berkaitan dengan tema (judul) penelitian, baik tulisan sendiri (kalau sudah pernah menuliskannya) maupun tulisan orang lain. Setelah menelaah artikel dan TA tersebut akan diperoleh beberapa kesimpulan tentang masalah yang belum diperoleh jawaban atau solusinya atau belum optimal hasilnya. Masalah inilah yang harus diidentifikasi dan akan dicari jawabannya dengan cara penelitian. Akan lebih mudah memperoleh “masalah” apabila kita membaca banyak-banyak artikel ilmiah yang tema (judul) hampir sama. Yang sering dinyatakan sebagai “masalah” dalam penelitian adalah “proses yang butuh waktu lama”, “biaya mahal”, “sulit diterapkan/digunakan”, “material/bahan bahaya bagi manusia dan/atau lingkungan”, “material jarang atau sulit diperoleh”, “belum ada kesesuaian dengan teori yang ada”, "belum bisa luas diterapkan", “metodologi berbelit”, “sulit direproduksi”, dan seterusnya.

Dengan rincian masalah tersebut maka dibuatlah usulan untuk mendapatkan solusi atau jawaban atau penyelesaiannya. Tulislah hal-hal yang akan dilaksanakan untuk menjawab masalah yang sudah diidentifikasi tadi. Misalnya, tulislah alat yang akan dibuat, apakah berupa bioreaktor, kemireaktor, filter dan jenis-jenisnya atau yang lainnya (ini berupa narasi saja tapi gambar dan skema dimasukkan di Bab Metodologi). Bisa juga rencana survey ke lapangan apabila penelitian berkaitan dengan kondisi lapangan (udara, air, tanah dll). Semua upaya ini adalah untuk memperoleh jawaban (solusi) terhadap masalah yang sudah diperoleh tadi. (The main questions are: why did you do the work? And what is its purpose?)

Bab 2 Studi Kepustakaan
Sesuai dengan namanya, bab ini berisi teori tentang tema (judul) penelitian dari jurnal ilmiah, buku teks, website, blog, dari media massa, atau media sosial yang semuanya harus bisa dilacak keabsahannya. Ada URL atau permalink-nya dan diberi keterangan kapan diunduh. Mulailah dengan tulisan bersifat umum tentang tema penelitian. Susunlah menjadi subbab-subbab yang logis secara deduktif, yaitu umum ke khusus. Setiap subbab dilengkapi dengan sumber pustaka berupa jurnal ilmiah (usahakan yang terbaru atau lima tahun terakhir di bidang Teknik Lingkungan). Pelajari tata-kutipnya, yaitu (nama belakang penulis, tahun terbit). Tetapi jurnal yang lama juga boleh saja asalkan memang betul dibutuhkan lantaran ada materi yang perlu diambil (dikutip) dari jurnal lama tersebut, apalagi kalau menjelaskan perihal aspek sejarah sebuah teori atau rumus. Penulisan subbab-subbab dalam Studi Kepustakaan ini boleh mengacu pada penulisan yang ada di buku teks tentang materi penelitian tersebut atau bisa juga mengikuti pola yang ditulis di artikel ilmiah (jurnal ilmiah) yang dijadikan rujukan. Pola penulisan fleksibel dan sangat bergantung pada gaya atau style penulis (peneliti).

Setiap alinea yang ditulis dan berisi sumber data atau kutipan, maka wajib ditulis sumbernya, baik berupa buku teks, jurnal ilmiah, atau manuskrip lainnya. Dilarang copy-paste karena bisa terdeteksi sebagai plagiasi. Sekarang setiap dosen, minimal lembaga di kampus sudah memiliki software untuk cek ada tidaknya plagiasi atau kemiripan yang berlebih.  Di bab ini penulis (peneliti) wajib paraphrase, yaitu penulisan ulang dengan kalimat sendiri. Cara parafrase ini bisa mulai dengan menuliskan Peta Pikiran. Caranya ada di sini.


Bab 3 Metodologi
Di dalam bab ini, isinya adalah “metode” dan “alat dan bahan” yang digunakan dalam penelitian. Flow chart ditulis dengan gambar yang baik dan benar. Baik artinya jelas, garis-garisnya tegas, bagus dilihat. Benar maknanya adalah ukurannya proporsional: yang panjang digambar panjang, yang pendek digambar pendek atau berskala sehingga tampak riil (nyata). Gunakan dua dimensi, lengkap dengan ukuran (dimensi) dalam cm atau mm. Gambar ini mengikuti kaidah dalam MK Menggambar Teknik. Bisa juga dilengkapi dengan gambar tiga dimensi atau isometri dengan syarat proporsional dan indah dipandang (sebagai nilai tambah). Alat ini diberi penjelasannya. Juga alat-alat lain yang digunakan seperti glassware, jar test, mikroskop, dst. Jelaskan juga speks alatnya. Alat mekanikal-elektrikal, neraca analitis, dll dikalibrasi terlebih dulu.

Berikutnya adalah bahan penelitian. Tulislah zat-zat kimia yang digunakan, apa mereknya, kemurniannya, konsentrasi atau dosis yang digunakan, bagaimana cara menggunakannya. Kondisi lingkungan (temperatur, pagi, siang, malam, tekanan udara, kelembaban, hujan, tidak hujan, dll) untuk penelitian di lapangan. Tuliskan juga cara pengambilan data, cara pengolahan data, statistiknya, software-nya apa (misal Epanet, Waternet, dll), rumus-rumusnya apa saja, dll. Bisa dikatakan, penulisan dalam bab ini akan memampukan orang lain untuk mengulang penelitian yang sudah dilaksanakan dan hasilnya sama atau hampir sama dengan raihan penelitian yang kita lakukan sebelumnya. Disebut juga sebagai bagian eksperimen, pertanyaan yang harus dijawab di bab ini adalah: what materials did you use? How did you use them?

[[Namun demikian, penulisan langkah dalam penelitian sebaiknya berbentuk narasi atau cerita yang mengalir. Tidak disusun seperti resep masakan atau urutan praktikum di laboratorium kimia misalnya. Urutan detilnya bisa disajikan di dalam lampiran TA, termasuk speks alat mekanikal-elektrikal dan lain-lain di taruh di sini.]]

Bab 4 Hasil dan Pembahasan
Bab 4 ini berisi hasil yang diperoleh selama penelitian. Hasil ini disebut data, baik data mentah maupun data olahan. Data adalah serial beberapa percobaan atau eksperimen dengan variasi tertentu, Lakukan minimal lima kali percobaan agar diperoleh data yang valid (jangan sekali-kali mengubah data). Data layaknya ditampilkan dalam tabel atau grafik. Lebih baik ditampilkan dalam satu jenis saja. Andaipun harus keduanya, yaitu tabel dan grafik, maka grafiknya harus bisa memberikan tampak visual yang lebih jelas dan tegas (gamblang) daripada tabelnya. Tabel dan gambar ini dinamai dengan nomor urutnya masing-masing. Gunakan angka Arab. Tabel dan grafik diberi penjelasan (legenda) yang mudah dipahami oleh pembaca. Adapun penjelasan rincinya dituliskan di dalam teks laporan. Sebaiknya (jika mungkin) tabel dan gambar memiliki format “portrait”, yaitu tinggi > lebar.

Di bagian Pembahasan, penulis harus menjelaskan data yang diperolehnya. Penulis (peneliti) harus membahas data yang ditampilkan berupa tabel atau grafik dan menjadi bagian penting dalam pencapaian tujuan penelitian. Berilah penjelasan, mengapa data yang diperoleh cenderung naik atau turun atau stagnan, dst. Bandingkan dengan teori dan hasil penelitian sejenis yang terbit di jurnal ilmiah atau di dalam TA sebelumnya. Tulislah argumentasi lengkap agar semua masalah dalam penelitian bisa terjawab sehingga tujuan penelitiannya tercapai. Andaikata hasil yang diperoleh berbeda (jauh) dengan penelitian orang lain maka paneliti harus bisa menjelaskan sebab-musababnya, baik berdasarkan teori yang sudah ada atau menyusun penjelasan (teori) yang baru. Teori yang sudah ada di jurnal ilmiah dan buku teks bisa digunakan untuk lebih menguatkan hasil penelitian. Caranya adalah dengan membaca buku dan artikel ilmiah di berbagai jurnal sebanyak-banyaknya.

Pendeknya, eksaminasi hasil penelitian, terangkan signifikansinya, jawab pertanyaan (perumusan masalah) yang ditulis di Pendahuluan.

Bab 5 Kesimpulan
Simpul bisa diartikan ringkas, lengkap, padat, terpusat. Bagian ini berisi tulisan yang ringkas tetapi padat (lengkap). Isinya adalah bukti atau jawaban atas hipotesis (kalau penelitian punya hipotesis) atau jawaban atas tujuan penelitian yang ditulis di Bab 1. Boleh juga dituliskan berbagai kendala dalam metode penelitian yang sudah dilaksanakan, potensi penelitian lanjutan di dalam road map penelitian, modifikasi alat (reaktor), dll. Hanya saja, jangan mengklaim terlalu banyak dan jangan terlalu khawatir  dalam mengklaim hasil penelitian.

Demikianlah ringkasan isi TA di bidang penelitian untuk Prodi Teknik Lingkungan Universitas Kebangsaan RI di Bandung. Bidang Perancangan agak berbeda sedikit, dengan tambahan Gambaran Umum Daerah Studi, Kriteria Desain, Spesifikasi Teknis, RAB. Semoga semua mahasiswa yang sedang dan akan TA bisa mencoba tips di dalam tulisan ini. I'm sure you can do that! Take action right now. Ok? Of course you can. 

Daftar Pustaka
1. Abdullah, Mikrajuddin. Tuntunan Penulisan Makalah Untuk Jurnal, FMIPA ITB, 2018.
2. O’Connor, Maeve, Writing Successfully in Science, Chapman & Hall, 1991.

ReadMore »