Maulid dan Shalawat di Masjid Nabi
25 Agustus 2026 bertepatan dengan 12 Rabi’ul Awwal adalah Maulid Nabi Muhammad SAW atau tanggal lahir beliau. Betapa tingginya kemuliaan beliau sehingga Allah dan malaikat senantiasa bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Sepatutnya kita bershalawat untuk beliau. Merujuk pada tafsirnya, bershalawat untuk beliau bukan berarti beliau membutuhkan shalawat dari kita. Tetapi justru kita yang membutuhkan syafaat dan pertolongan Nabi Muhammad SAW.
Beliau lahir sekitar 50 hari setelah Abrahah dan tentara yang menunggangi gajah menyerbu Mekkah untuk merubuhkan (merobohkan) Ka’bah. Tetapi tentara yang jumlahnya masif tersebut kalah. Kejadian ini ditulis di dalam Al Qur’an surat Al Fiil: 5 ayat. Betapa burung-burung yang menjatuhkan tanah berapi meluluh-lantakkan pasukan Abrahah menjadi serpihan seperti daun-daun yang dimakan ulat. Compang-camping berserakan.Kelahiran beliau disambut bahagia oleh kakek dan paman-paman beliau. Kakeknya, Abdul Muthalib menamai bayi tersebut: Muhammad yang artinya orang yang berakhlak, bermoral, beretika, berperilaku, bertatakrama, bersopan-santun sebaik-baiknya orang. Attitude-nya demikian baik dan berlimpah sehingga disebut oleh orang-orang Arab pada masa sebelum diangkat menjadi nabi sebagai al amin: orang yang terpercaya.
Allahuma shalli ala (sayyidina) Muhammad wa ala ali (sayyidina) Muhammad. Di manapun dan kapanpun bershalawat, kemuliaan (rahmat) itu akan diperoleh oleh orang yang bershalawat dan memperoleh sepuluh kali lipat. Insya Allah.
Video terlampir adalah kaum muslimin yang bershalawat di dekat makam Nabi Muhammad SAW. Di sebelah makam beliau dimakamkan pula khalifah Abu Bakar ash Shidiq dan khalifah Umar bin Khathab r.a.*



Tidak ada komentar:
Posting Komentar